Langsung ke konten utama

Januari 2020, Galaxy Fold Hadir Gerai Resmi Samsung Indonesia

Sumber: google.com


Samsung Electronics Indonesia resmi mengumumkan bahwa pre order terakhir Galaxy Fold telah ditutup pada Sabtu (21/12) pukul 24.00 WIB.

Bersamaan dengan itu, Samsung telah mengonfirmasi akan menghadirkan Galaxy Fold untuk para pelanggan mereka di beberapa gerai resmi di Indonesia pada Januari 2020 mendatang.

"Merupakan sebuah kehormatan bagi kami dapat menghadirkan inovasi teknologi yang eksklusif yang ditunggu konsumen, serta menjadi tonggak sejarah inovasi smartphone ke depannya," ungkap Bernard Ang, Vice President IT & Mobile Business Samsung Electronics Indonesia melalui keterangan resmi yang diterima tim AkuratIptek, Minggu (22/12).

Untuk dapat merasakan pengalaman eksklusif yang diciptakan dari sebuah craftmanship Galaxy Fold, konsumen di Indonesia dapat langsung mengunjungi beberapa Samsung Experience Store yang terdapat di beberapa kota di Indonesia.

Beberapa di antaranya yakni di Kota Kasablanka Mall, Pacific Place, Mall Kelapa Gading 3, Senayan City, Central Park, Grand Indonesia, Pondok Indah Mall 2 untuk di Jakarta, dan Galaxy Mall 1 untuk di Surabaya, Cellular World untuk di Bali, Centre Point untuk di Medan serta Trans Studio Makassar.

Untuk di Indonesia sendiri, Samsung Galaxy Fold tersedia dalam pilihan warna Space Silver dan Cosmos Black yang dibanderol dengan harga Rp30,8 jutaan per unit.

Samsung Galaxy Fold dibekali teknologi layar lipat Infinity Flex berukuran 7,3 inci QXGA+ Dynamic AMOLED. Dipadukan dengan mekanisme engsel mutakhir untuk memastikan Galaxy Fold dapat dibuka-tutup secara mulus hingga 200 ribu kali dalam kurun waktu pemakaian 5 tahun.




Sumber: akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pada 2030, Pertumbuhan Mobil Listrik dan Hidrogen di Korsel Hingga 33 Persen

Sumber: google.com Korea Selatan mengumumkan rencana ambisius untuk meningkatkan mobil listrik dan hidrogen menjadi 33 persen dari total pada tahun 2030 sebagai upaya mendorong kendaraan masa depan. Pertumbuhan itu dapat membantu negara dengan ekonomi terbesar keempat di Asia menjadi lokomotif mobil dunia dengan mengumpulkan 10 persen dari pasar global. Korea Selatan berencana untuk mengurangi ketergantungannya pada teknologi asing. Penelitian tentang mobil terbang juga akan dilakukan untuk komersialisasi pada tahun 2025. "Pasar mobil global diperkirakan akan membukukan pertumbuhan sekitar 1 persen untuk saat ini," kata Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi Korsel melansir Yonhap, Selasa (15/10/2019). Korsel menyatakan harus mandiri pada sektor industri mobil listrik, hidrogen, dan otonom demi pertumbuhan yang berkelanjutan. "Untuk Korea Selatan , produsen mobil terbesar ketujuh di dunia, segmen mobil adalah tulang punggung utama per...

Chip Berteknologi AI Dikembangkan Intel

Sumber: google.com Intel Corp telah meluncurkan chip terbarunya yang sudah menggunakan teknologi kecerdasan buatan ( AI ). Pihaknya juga menyebut komponen tersebut sengaja dirancang untuk kebutuhan pusat komputasi awan. Chip tersebut sudah dikembangkan di fasilitas pengembangan Haifa, Israel, yang dikenal sebagai Nervana NNP-I atau Springhill, sebagaimana dilansir dari Reuters, Rabu (21/8/2019). Intel menjelaskan chip berteknologi AI itu, dibangun dengan dasar prosesor Ice Lake 10 Nanometer yang diklaim memungkinkan memproses pekerjaan yang berat, namun dengan penggunaan energi yang minim. Penggunaan teknologi AI dilakukan telah Intel berinvestasi di sebuah perusahaan rintisan AI asal Israel, seperti Habana Labs dan NeuroBlade. Saat ini, Facebook disebut telah menggunakan produk tersebut. General Manager Produk Kecerdasan Buatan Intel , Naveen Rao mengatakan guna mewujudkan segalanya berteknologi AI pada masa depan. “Untuk mewujudkan segalanya memiliki AI pada ...

Catat! Program Perbaikan Gratis Untuk Apple Watch Seri 2 dan 3

Sumber: google.com Kabar baik bagi kalian pengguna Apple Watch seri 2 atau 3, bahwasannya Apple telah mengumumkan kalau mereka memiliki program perbaikan gratis untuk kedua model ini. Program tersebut dilakukan Apple karena banyak ditemukan di mana ujung layar dari kedua seri retak, bahkan kerusakan itu bukan disebabkan oleh penggunanya. “Apple telah menentukan bahwa, dalam keadaan yang sangat jarang, celah dapat terbentuk di sepanjang tepi layar yang bulat dalam model aluminium Apple Watch Series 2 atau Series 3,” menurut keterangan tertulis laman resmi Apple. Namun, bukan tanpa persyaratan untuk mengikuti program tersebut. Apple hanya akan memperbaiki Apple Watch seri 2/3 yang terbuat dari aluminium dan mencangkup ukuran 38mm dan 42mm. Melansir Ubergizmo, Senin (2/9), jika Apple Watch kalian ditemukan dengan kondisi seperti yang sudah dikatakan di atas, maka kalian berhak atas perbaikan gratis, pun meski sudah tak memiliki garansi. Sumber: akurat.co